Baca Berita

blog post

Keberadaan mahasiswa KKN UBH ditengah tengah masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata memberikan arti dan warna tersendiri bagi masyarakat Nagari Ulakan. Begitu membekas dan memberi arti yang cukup dalam di lubuk hati warga. Dalam kegiatan perpisahan antara mahasiswa dengan warga sebelumnya pun dipenuhi dengan haru dan derai air mata seolah tak rela melepas keberangkatan mahasiswa KKN UBH yang telah 30 hari mengabdi dan menyatu dengan mereka.

Seperti dalam video instagram yang di unggah salah satu pemuda dan juga Wali Korong Gantiang Tangah Padang. Dalam video memperlihatkan kebersamaan mahasiswa KKN dengan pemuda setempat yang berisi cuitan “terimakasih kasih atas pengabdian kepada masyarakat Nagari Ulakan dari mahasiswa KKN Universitas Bung Hatta” dan ada juga yang menyampaikan pesan singkatnya secara pribadi kepada mahasiswa KKN yang berisikan “KKN kali ini sangat baik mahasiswa dalam bersosialisasi dengan masyarakat dan lingkungan lainnya, serta KKN UBH kali ini sangatlah berkesan”. Apresiasi lain ditunjukkan masyarakat dengan memberikan “kalimat untuk selalu semangat menimba ilmu di kampus yang ternama bagi semua rekan-rekan mahasiswa dan mahasiswi. Masyarakat Nagari Ulakan dan sanak saudara tiap korong akan selalu terbuka untuk kunjungan nya suatu saat nanti”

 

Selama mengabdi disana para mahasiswa begitu dekat dengan warga, karena sejak awal mahasiswa KKN tinggal di Korong Gantiang Tangah Padang, sehingga tingkat kedekatan mahasiswa KKN dengan masyarakat setempat sangat tinggi.

Walau berada jauh dari keluarga saat KKN, tetapi hal-hal yang kami alami dan dapatkan di Nagari Ulakan sangatlah luar biasa dan dapat kami bawa sebagai pengalaman baru ketika pulang KKN

Di Nagari Ulakan tersebut terdapat terdapat lima Korong yaitu Korong Gantiang Tangah Padang, Korong Pasar Ulakan, Korong Kabun Bungo Pasang, Korong Kampuang Koto, dan Korong Padang Pauah. Mahasiswa KKN ditempatkan merata padai lima korong tersebut dan menjalankan proker dengan tema yang berbeda – beda. Adapun program kerja yang dijalankan banyak berfokus pada pengembangan potensi pariwisata dan pengembangan produk lokal seperti buah nipah dan sala lauak  juga rakik.

 

Diluar program–program yang dijalankan, kami juga banyak menghabiskan waktu dengan masyarakat setempat dengan ikut serta dalam aktivitas–aktivitas setempat, misalnya membuat taman terbaik untuk lomba 17 Agustus bersama ibu-ibu PKK di Nagari Ulakan, ikut serta menjadi panitia lomba 17 Agustus di setiap korong yang berada di Nagari Ulakan. Di samping itu ikut serta dalam lomba futsal sekaligus menjadi suporter lomba futsal, atau sekedar duduk dan menghabiskan waktu untuk bercanda gurau dengan masyarakat. Beberapa hari sebelum penarikan mahasiswa, kami ikut serta dalam aksi penanaman pohon mangrove di pesisir pantai Green Talao Park. Bibit mangrove berasal dari pihak Universitas Bung Hatta melalui Bapak Eni Kamal dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan kepada rumah zakat Kota Padang. Dari rumah zakat Kota Padang bibit Pohon mangrove tersebut diserahkan lagi kepada Wali Nagari Ulakan yaitu Bapak Ade Candra Saputra  yang ditanam langsung di kawasan pesisir Nagari Ulakan.

  • Share

Artiket Terkait